Help - Search - Members - Calendar
Full Version: Iklim - Koleksi Lirik Lagu
Mesra.net Forum > Hiburan - Artis, Filem & Lirik Lagu > Mesra.net - Koleksi Lirik Lagu-Lagu Melayu
::y@ti::
Koleksi-Koleksi Lagu-Lagu Iklim
Sila KLIK pada tajuk untuk baca.

::y@ti::
Bukan Aku Tak Cinta

Saat kita berpisah
Kau pegang erat tanganku
Sepertinya tak merelakan
Kepergianku untuk meninggalkanmu

Dermaga saksi bisu
Waktu ku kucup keningmu
Perlahan kau lepaskan pegangan tanganku
Aku lihat kau menangis...

Lambaian tanganmu
Masih ku ingat selalu
Itu yang terakhir
Ku melihat dirimu

Sudah sering kau kirim surat
Namun tak pernah aku jawab
Lalu kau kirimkan undangan
Agar kau tak berharap

Bukannya aku tak tega
Bukan pula aku tak cinta
Kerana orang tua
Yang tak merestui cinta kita
::y@ti::
Bukan Ku Tak Sudi

Ku anggapkan semalam
Satu kenangan yang suram
Bila cinta kita
Putus di jalan

Ku harapkan impian
Menjadi kenyataan
Namun aku kecewa

( 1 )
Mudahnya waktu melafazkan janji
Engkau dan aku berdua serupa
Rupanya mentari dalam mainan percintaan

Telahpun ku bentangkan segalanya
Mencari entah dimana silapnya
Jelas asmara kecundang jua

Bukan ku tak sudi kasih
Untuk bersamamu bercinta lagi
Kerna antara kita
Tidak sehaluan lagi

Maafkan diriku sayang
Menolak cintamu untuk kali ini
Walaupun ku tahu
Bersungguh benar rasa hatimu
::y@ti::
Di Pintu Mahligai

Di dalam kesunyian
Kurasa gelombangnya
Menyintaimu satu kewajipan
Tapi tak terluah dengan perkataan

Tika fajar menyinsing
Kusentuh sinar kasih
Dari matamu dekat dan terasing
Aku menanti singkapan tabir cinta
Aku menanti saaat menjadi nyata

( 3 )
Kesunyian ini terlalu indah
Walaupun pahit untuk menelan
Walaupun pedih sanggupku tahan
Dan kurelakannya

Puteri di pintu mahligai
Kulihat kasihmu melambai
Walaupun jauh tapi jelas
Jiwaku menyentuh jiwamu

Puteri di pintu mahligai
Nyatakan segala impian
Sambutlah tangan sambutlah
Semoga terlepas segala siksaan

( ulang dari 3 )

Dengan sayap impian
Ingin terbang ke sana
Membawa cinta sebesar dunia
Apa jua milikku dan kutahu
Hanya untukmu
::y@ti::
Gerhana Cinta Luka

Sinar mentari senja
Mendung menyelubungi
Melingkar jiwa
Kau hadir bagai mimpi
Laksana embun pagi
Yang menyirami

Pintamu keterlaluan
Mahligai puncak kayangan
Tak bisa ku tunaikan
Hanyalah syair sendu
Yang dapat kudendangkan
Untukmu...

1
Kita hanyut di buai gelora
Kita layarkan kamar bahtera
Akhirnya tenggelam
Karam di lautan cinta

2
Patah tumbuh hilang berganti
Mengertilah oh...
Walaupun berbeza akhirnya
Terimalah...

( ulang 1, 2 )

Jangan dikesal
Kiranya kau tersiksa
Suratan takdir
Yang telah menimpa
Kita...

Terlerai janji setia
Musnahlah segalanya
Mahkota impian
Andainya aku tiada
Usahlah ditangiskan
Kehilangan...

Kilauan cinta yang suci
Yang kau surahkan dulu
Kini gerhana...
Biarpun sebak di dada
Relakan kumelangkah
Selamanya...
::y@ti::
Hakikat Sebuah Cinta

Aku adalah insan yang tak punya
Cuma rasa cinta membara
Lalu tercipta rinduku padanya
Kerana cinta bahagia

Pujangga menyatakan oh cinta berharga
Dari emas dan permata
Lalu ku bawa cinta di persada jiwa
Sinar menyuluh gelita

Sewaktu debar cintamu terasa melanda
Bangkit rinduku padamu di ketika itu
Lalu tersentak diriku sedari lamunan
Kini sebenarnya aku telah kau tinggalkan

Aku adalah insan yang tak punya
Kilauan emas permata
Lalu kucuba menaburi cinta
Bagimu tiada nilainya
Tiada harta dan cinta
::y@ti::
Hanya Satu Persinggahan

Di sini kasih pernah berbunga
Tiada harum tiada warna
Disini cinta pernah membara
Tanpa bahang dan tanpa apinya
Begini yang ku rasa
Hidup kita berdua

Disini langin mendung selalu
Tiada cahaya menyinari ku
Disini aku tiada terdaya
Mengikut kata tanpa bicara
Kerana engkau tahu
Aku tidak sepadan dengan mu

Hubungan kita suatu persinggahan
Bukan pengabdian yang rela
Pemergianku oh kerana terpaksa
Demi hidup yang lebih sempurna

Anggaplah kehadiran ku
Hanya satu persinggahan
Aku tidak menjanjikan
Mahligai impian
Sebagaimana kau harapkan

Biarlah jauh dari pandangan
Daripada dekat penuh siksa
Biar berduka biar melara
Dari sengketa sepanjang masa
Janganlah engkau harap
Ku menghambakan diri
::y@ti::
Selamat Tinggal Penderitaan

Langkah demi langkah
Aku teruskan jua
Masa demi masa
Sampai akhirnya
Terima kasih
Atas penghinaan
Yang kau lemparkan

Tangga demi tangga
Kita daki bersama
Jatuh terluka
Bangun semula
Terima kasih
Atas kesakitan
Yang telah kau berikan

1
Kerana itu penghinaan
Juga cemuhan
Diganti dengan kepujian
Dan kemuliaan

2
Airmata menjadi permata
Kebencian menjadi cinta
Inilah hidup did dalam dunia
Bak sandiwara

3
Selamat tinggal kesengsaraan
Selamat tinggal penderitaan
Terima kasih atas pengalaman
Yang kau berikan

( ulang 1, 2, 3 )

Kini terbukti
Cinta yang kualami
Bukannya mimpi
Lautan api boleh menjadi
Oh! taman salji...
::y@ti::
Suci Dalam Debu

Engkau bagai air yang jernih
Di dalam bekas yang berdebu
Zahirnya kotoran itu terlihat
Kesucian terlinding jua

Cinta bukan hanya di mata
Cinta hadir di dalam jiwa
Biarlah salah di mata mereka
Biar perbezaan terlihat antara kita

Kuharapkan kau kan terima
Walau dipandang hina
Namun hakikat cinta kita
Kita yang rasa

Suatu hari nanti
Pastikan bercahaya
Pintu akan terbuka
Kita langkah bersama

Di situ kita lihat
Bersinarlah hakikat
Debu jadi permata
Hina jadi mulia

Bukan khayalan yang aku berikan
Tapi keyakinan yang nyata
Kerana cinta lautan berapi
Pasti akan kurenang jua
::y@ti::
Satu Kesan Abadi

Jalan terang
Luas menanti aku
Dengan dendang
Irama hidup baru
Dibelai cintamu

Hilang dendam
Lenyap ia sendiri
Datang tenang
Makin aku hayati
Makin lapang dadaku
Ku rasa sentosa

Sendiri meminta
Dicantum padanya
Tak gelisah lara
Cerita yang punah
Biarpun meronta
Tidak menjadi ngeri

Ku yakin disana
Gelap yang tiada
Kesan satu cinta
Terpancar cahaya
jelas segalanya
Hanya sinarmu
Yang mampu
Memberi cinta itu

Dengan aman
Senyumlah sepuasnya
Jauh berbeza
Bagai yang dirasakan
Rasa yang disini

Itu satu rahsia
Hanya tersendiri
Itu satu iringan
Nyayian mimpi
Ewan_sn
Aduhai! Seribu Kali Sayang

Berdosakah diriku
Terpaksa melepaskan
Cintamu yang serapuh
Dahan nan kering usang
Yang akhirnya kan patah
Terhempa gemeretap
Oh sungguh memilukan
Tak dapat ku bayangkan

Seribu kali sayang
Sangkaku kan ke mati
Cerita kasih kita
Rupanya seketika
Setelah merelakan
Setelah kau bisikkan
Segugus janji-janji
Tergamak kau mungkiri

Apakah sebenar yang terjadi
Hingga kau bersikap demikian
Sedangkan kau
Sesungguhnya percaya
Kasihku tak berbelah bagi

( korus )
Aduhai
Tak sanggup ku kenangkan
Semua telah nyata
Cintamu gurauan
Datang dan hilang
Semahu hatimu
Itulah falsafah
Pegangan cintamu
Namun harus kau ingat
Hati yangmanakah
Selamanya kan sabar
eYe
Mimpi Yang Pulang

Sumpah yang mana
Yang dapat merebut seri
Kalung cintamu
Jurang yang mana
Yang mampu memisahkan
Rasa setiaku
Takkan ke mana
Seandai di mulut
Kau tak sepenuh hati

Lidah siapa
Yang manis bermadu dulu
Mungukir janji
Wajah siapa
Berbayang seribu rupa
Meragut kalbu
Tak ke mana
Seandai di hati
Bertakhta palsu
Ragu tak henti

Moga jadi pengalaman
Dan pengajaran
Antara kita
Tidak menjadi dendam
Aku takkan muram
Oh kerananya...

Pedih ku buang
Mimpi pun pulang
Bersama engkau
Yang telah hilang

Dunia yang mana
Dapat kau sembunyi diri
Lari dari ku
Alam yang mana
Dapat menyisihkannya
Benar kasihku
Pasti nanti
Engkau merasai
Jangan tangisi
Cinta yang pergi
eYe
Pergimu Bagai Satu Tanda

Terukir wajahmu
Sayu menikam di kalbu
Hingga terbukanya pintu hati ini

Hadirmu di sisi
Bagai cahaya menerangi
Hidup ku yang kian sepi
Tanpa kasih suci dan abadi

Namun mengapa begitu
Dikau pergi pasti tak kembali
Sunggu pedih kenyataan ini
Ketika kau hembus nafasmu yang terakhir

Pergimu bagai satu tanda
Untuk ku terus kan melangkah
Mencari sinar bahagia
Berserah hanya kepada-Nya

Pergimu satu yang berharga
Untukku lupakan segala
Semoga dikau kan bahagia
Berada di sana untuk selamanya
This is a "lo-fi" version of our main content. To view the full version with more information, formatting and images, please click here.
Invision Power Board © 2001-2014 Invision Power Services, Inc.